|
|
Edisi No.
03 / 4 April 2007
http://pakguruonline.pendidikan.net/e_newsletter.html
|
Pra
UN II Masih Jeblok Kelulusan di Bawah 50
Persen
Jauh dari apa yang ditargetkan oleh Dinas Pendidikan yang
mematok kelulusan hingga 75 persen. Dari
total peserta pra-UN, SMA, MA dan SMK
sebanyak 52.116 siswa, sebanyak 38.096 siswa
tidak lulus atau 27 persen yang lulus. Angka
ini mengalami peningkatan dari hasil pra-UN
tahap satu yang digelar 8-10 Februari lalu,
tingkat kelulusan hanya 17 persen.
Laporan hasil pra-UN tahap II Dinas
Pendidikan Sumbar mencatat jenjang SMA
jurusan IPA hanya lulus 40,35 persen dari
12.815 peserta sedangkan untuk jurusan IPS
hanya lulus 26,75 persen dari 19.520 peserta.
Untuk jenjang pendidikan Madrasah Aliyah
(MA), jurusan IPA hanya lulus 25,36 persen
dari 1.668 peserta, sedangkan untuk jurusan
IPS hanya lulus 16,78 persen dari 4.399
peserta.
Namun, jika dibandingkan dengan hasil pra-UN
tahap satu, hasil kelulusan siswa mengalami
peningkatan rata-rata 103 persen. Pada tahap
satu, untuk SMA jurusan IPA hanya lulus
29,19 persen, meningkat 38,33 persen.
Sedangkan untuk jurusan IPS hanya lulus
14,34 persen, meningkat 6,54 persen. Untuk
jenjang pendidikan MA, jurusan IPA hanya
lulus 10,02 persen atau meningkat 163,09
persen, sedangkan untuk jurusan IPS hanya
lulus 5,61 persen, meningkat 199,11 persen.
Untuk SMK hanya lulus 12,61 persen,
meningkat 42,66 persen."Kita masih
cemas dengan hasil pra-UN yang masih belum
memuaskan ini. Meskipun sudah ada
peningkatan dari pelaksanaan Pra-UN satu,
namun angka ini masih jauh dari apa yang
ditargetkan.
Pada tahap ini harusnya jumlah kelulusan
siswa sudah melewati angka 50 persen. Karena
persiapan
UN hanya tinggal dua minggu lagi.
Untuk menghadapi persiapan UN tersebut,
perlu ada gerakan cepat sehingga dapat
mencapai target yang diinginkan. Pelaksanaan
pra-UN tahap dua ini tidak jauh berbeda dari
tahap satu. Mulai dari tingkat kesulitan
soal yang tinggi hingga jumlah soal yang
lebih banyak. Siswa diberikan soal 60 butir.
Jumlah ini melebihi dari soal UN sebenarnya
yang hanya 50 butir. "Kita melakukan
berbagai strategi untuk persiapan
UN. Tingkat kesulitan soal kita buat lebih
tinggi dari soal UN yang selama ini ada.
Selain itu kita juga menambah jumlah soal
yang diujikan dengan waktu yang sama.
Ini sengaja dilakukan untuk menguji speed (kecepatan)
siswa dalam mengerjakan soal,"
katanya.Dari tiga mata
pelajaran yang diuji, pelajaran Matematika
dan Bahasa Inggris masih di bawah nilai
rata-rata. Sedangkan untuk
pelajaran Bahasa Indonesia sudah di atas
nilai kelulusan. Untuk jurusan IPA, misalnya,
rata nilai pelajaran Bahasa
Indonesia 7,32.
Untuk Matematika rata-rata hanya 3,96,
sedangkan Bahasa Inggris rata-rata 5,38.
Untuk jurusan IPS pelajaran Bahasa Inggris
hanya 4,03, Bahasa Indonesia 6,09 dan
pelajaran Ekonomi 4,24. Untuk SMK, pelajaran
Bahasa Inggris rata-rata 3,89 dan matematika
rata-rata 3,68. Sedangkan MA untuk pelajaran
Bahasa Indonesia 7,12 sedangkan untuk
pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika
hanya 4,75 dan 3,47. (Satgas
KINFOD)
|
Mutiara
Hikmah :
Rasulullah
saw, bersabda, "Tidak ada wara'
(teguh beragama) yang lebih baik
dari pada menjaga diri. Tidak ada
ibadah yang lebih mengesankan dari
pada tafakkur. Dan, tidak ada iman
yang lebih sempurna dari pada malu
dan sabar". (HR. Ibnu Maajah
ath-Thabrani) |
|
|
|
|
|
Koleksi
foto-foto kerusakan sekolah di
beberapa daerah di Sumatera Barat
akibat gempa bumi tanggal 6 Maret 2007
klik
disini
Rincian
Kerusakan sekolah di
beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat
akibat gempa bumi tanggal 6 Maret 2007
Dalam angka klik
disini
Kunjungan
DPRD Sumbar ke Disdik Prop. Sumatera Barat
Tentang
Kesiapan Pasca Gempa
Rabu, 28 Maret lalu, Komisi IV DPRD
Sumbar mengunjungi kantor Dinas Pendidikan
Propinsi Sumbar. Hampir lengkap, tampak
hadir antara
lain: Rizal Munir, Irdinansyah Nazar,
Mahyeldi Ansyarullah, dan anggota komisi
lainnya, anggota Komisi Pendidikan itu
‘dijamu’ oleh Kepala Dinas Pendidikan,
dan Kasubdin Sapras. Diantara yang
ditanyakan wakil rakyat itu adalah masalah
kesiapan jajaran Disdiknas Propinsi
menangani daerah yang terparah kena
gempa tanggal 6 Maret lalu itu.; antara
lain:
Kondisi fisik bangunan sekolah,
anggaran yang dibutuhkan untuk recovery,
bantuan Bakornas, Satkorlak dan instansi
lain, serta kebijakan Disdiknas Propinsi
sendiri terkait Pra UN lalu, dan pelaksanaan
UN April depan.
Khusus untuk pelaksanaan UN, Dr.
Ir. Rahmat Syahni, M.Sc. mengatakan, bahwa
dalam menghadapi Ujian Nasional, tahun ini
bagi siswa tingkat SMP dan SMA/SMK,
dilakukan koordinasi dengan Disdik Kab-Ko
yang terparah dilanda gempa. Informasi yang
disampaikan ke Disdik Propinsi menyiratkan
bahwa ujian SMP dan SMA/SMK tetap bisa
dilaksanakan di semua daerah itu.
Diantara bantuan yang telah
disampaikan oleh Ditjen PMPTK Depdiknas, dan
Sekretarisnya adalah tenda belajar bagi
siswa di enam kab-ko terparah, yaitu: Kota
Solok 6 tenda, Kab Solok 6 tenda,
Padangpanjang 2 tenda, Bukittinggi 3 tenda,
Tanah Datar 9 tenda, Limapuluh Kota 2 tenda,
termasuk 10 tenda. Tenda-tenda itu langsung
diserahkan sesuai kebutuhan
dan disimpan untuk persiapan di
Disdik Propinsi. (Satgas
KINFOD)
|
|
Berlangganan Gratis :
Untuk berlangganan softcopy e-Newsletter Dinas Pendidikan Prop.
Sumatera Barat, silahkan dikirimkan e-mail anda, dengan mengetikannya di kotak
berikut kemudian klik logo "Yahoo!" disampingnya.
Selanjutnya
balas (reply) konfirmasi yang dikirimkan secara otomatis ke e-mail anda
|
|
|
|
|
Dewan
Redaksi
Koordinator
: H.
Gatot Santoso SH, MM. Wakil
Koordinator : Drs.
H. Faisal. Anggota
: Drs.
Fekrynur, M.Ed - Mukhlis Arif, SH.
M.Si - Ir.
Zulfikri, M.Pd - Andri Yunidal, SE
- Eddy Muis,SH - Imran
Jasmadi, S.Pd - Afrizal, S.Sos - Ultra
Maswira - Afrida Bhakti, S.Sos - Drs.Jasrial
Jabar - Zulkifli, SH. Sekretaris
: Supratman,
S.Sos. Anggota
: Delfiyan,
S.Sos - Armen Rialdi.- Ponsiswa, S.Sos
- Novariani - Jama'ar Nur -
Nasril.
Alamat
Redaksi :
Kehumasan,
Informasi dan Dokumentasi Dinas Pendidikan Propinsi
Sumatera Barat
Jalan
Jenderal Sudirman No. 52 Padang, Sumatera Barat,
Indonesia
e-Mail
:
redaksi.enewsletter@gmail.com
|
|
|