BAB V

KESIMPULAN UMUM

 

Dari penelaahan bab I sampai bab IV dalam makalah ini, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa pendeskripsian karakter dan kronologis terbentuknya suatu lingkungan merupakan langkah yang penting sebelum penelaahan lebih jauh kepada suatu attitude tertentu, yang selanjudnya untuk mengambil keputusan-keputusan tentang urban disign dimasa mendatang.

Peran sejarah atau kronologis peristiwa sangat dibutuhkan untuk pendeskripsian karakter suatu lingkungan kota, karena berkaitan dengan bentuk/shape dan formasi dan spatial kota, dan disamping itu dasar-dasar filosofis dan teoritis yang dapat menjadi landasan penelitian terhadap objek-objek elemen-elemen kota terhadap lingkungan supaya dapat mengarahkan tujuan penelitian sesuai dengan maksud.

Dari uraian atau pendeskripsian yang telah di dapat selanjutnya dapat diambil suatu sikap atau kesimpulan, sesuai dengan judul makalah yaitu “Perlunya Land mark Kota di Kota Padang”

Memang kota Padang saat ini masih dapat dibedakan dikenal melalui Karakter distnik atau kawasannya, seperti salah satu contoh kawasan sepanjang Jalan Pemuda merupakan daerah campuran pertokoan dan pemukiman, Jalan Ir. Juanda dan Jalan S. Parman daerah pemukiman, Tetapi lambat laun yang dulunya karakternya merupakan bangunan dan pertokoan atau bangunan umum. Maka dengan sendirinya dari Jalan Prof. Dr. Hamka mungkin akan merupakan pertokoan dengan bentuk bangunan yang hampir monoton, justru ini tiada jalan lain “Penlunya Landmark Kota“ diperhatikan, dijaga dan direncanakan kepermanenannya sebagai “titik referensi” untuk mengorientasikan dir dalam kawasan (distrik) tertentu sepanjang jalan di kota Padang tercinta ini.

Akhirnya sikap atau kesimpulan tersebut dapat di jadikan suatu titik tolak dalam perencanaan tata ruang dan menentukan elemen-elernen pokok kota dan menjaga kepermanensiannya sebagai titik referensi serta orientasi di dalam kota untuk masa yang akan datang di dalam pertumbuhan dan perkembangan kota yang menunjukan kepada arah yang monoton.

oooOooo

 

PETA KOTA PADANG HARI INI

 

------------------------------------------------

Padang, April 1986. 

Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bung Hatta 

Tim Penyusun :

Zulfikri.

Fakhrul.

Syaiful Bahri.

A. Kosim.

Yulfis Hendri.

Ema Yulis.

-----------------------------------------------

DAFTAR PUSTAKA

  1. Arman. S, Memudarnya Peranan Rumah Tinggal Lauw Sim Zecha Sebagai Pusat Kegiatan.Lingku ngan, Seminar Arsitektur, 1986.

  2. Amran, Rusli. Padang Riwayatmu Dulu. Penerbit Mutiara Sumber Widya, Jakarta.

  3. Anthony J. Catanese, James C. Snyder, Introduc tion to Urban Planning.

  4. Anthony J. Ca tanese, James C. Snyder dan Su songko, Pengantar Perencanaan Kota. Erlangga 1986.

  5. Appleyard, Donald. Kevin Lynch dan Jhon. R. Ma yer, The View from The Road (Cambrige, Mass MIT, 1984).

  6. Budiharjo,Eko Ir., M. Sc. Arsitektur dan Kota di Indonesia

  7. Loekx, Andre, Appropriate Disign Patterns The Issue of From : Conceptand practices, Work Shop on Housing. Nairobi l984.

  8. Lynch, Kevin. The Image of the City (Cambridge, Mass MIT, 1984.)

  9. Paul D, Spreiregen AlA. Disain Lingkungan Arsitektur Kota-Kota (terjemahan G 42).

  10. Sukwandi,Rini Ir., M.Arch, Eng, IAI, Peranan Arsitektur Kota Dalam Pembangunan Lingkungan Hidup dalam rangka Kongres Nasional III- IAI.

  11. Paul D. Spreiregen IAI, Urban Disign (terjemahan), The Architecture of Towns And Cities.

  12. Peraturan Pemerintah No 17 th 1980.